SEMARANG, smanegeri7semarang.sch.id – SMAN 7 Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu sesama dengan menyalurkan zakat dan infaq kepada siswa, karyawan, dan golongan yang membutuhkan di lingkungan sekolah, Senin (24/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang rutin dilakukan setiap tahun oleh sekolah untuk meringankan beban mereka yang membutuhkan bantuan.
Menurut Kepala SMAN 7 Semarang, Dr. Kusno, S.Pd., M.Si , zakat dan infaq yang terkumpul berasal dari sumbangan para guru, staf, serta siswa yang berpartisipasi dalam program ini. “Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kewajiban agama, tetapi juga sebagai bagian dari budaya peduli sesama yang ingin kami tanamkan kepada seluruh civitas akademika SMAN 7 Semarang,” jelasnya.
Penyaluran zakat dan infaq ini diprioritaskan untuk siswa dan karyawan yang membutuhkan. Di antaranya adalah siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang mengalami kesulitan dalam biaya pendidikan, serta karyawan yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, sebagian dana juga dialokasikan untuk kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat sekitar sekolah, dalam rangka mempererat hubungan dengan lingkungan.
Dra. Sri Istiqomah, M.Si, selaku koordinator kegiatan ini, menambahkan bahwa pihak sekolah melakukan verifikasi terhadap penerima zakat dan infaq dengan melibatkan tim dari dewan guru dan OSIS. “Kami pastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Ada mekanisme pendataan yang transparan, sehingga kami bisa melihat langsung kondisi mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari berbagai pihak, baik dari siswa maupun karyawan. Salah seorang siswa, Faiz, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterimanya. “Saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Semoga program seperti ini bisa terus ada untuk membantu teman-teman yang membutuhkan,” kata Faiz, yang merupakan siswa kelas 12 di SMAN 7 Semarang.
Selain itu, seorang karyawan non-teaching yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Bantuan ini sangat meringankan beban kami. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak,” ujar karyawan tersebut.
Melalui kegiatan ini, SMAN 7 Semarang tidak hanya menjalankan kewajiban zakat dan infaq, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada generasi muda. Ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki rasa empati yang tinggi terhadap sesama.
Dengan adanya penyaluran zakat dan infaq yang tepat sasaran, diharapkan bisa memberikan dampak positif yang lebih luas lagi bagi kehidupan sosial di lingkungan SMAN 7 Semarang. Program ini juga menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya menciptakan lingkungan yang peduli terhadap kesejahteraan bersama.
Kegiatan penyaluran zakat dan infaq di SMAN 7 Semarang ini adalah wujud nyata dari kepedulian terhadap sesama, yang tidak hanya terbatas pada aspek akademik, tetapi juga sosial. Dengan semangat kebersamaan, semoga inisiatif ini dapat terus memberikan manfaat bagi siswa, karyawan, dan masyarakat sekitar.