Pelaksanaan gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) tahun 2026 dilaksanakan dalam dua gelombang yang diikuti oleh seluruh murid kelas XII, mulai dari kelas XII-1 hingga XII-12. Gelombang pertama berlangsung pada tanggal 5–8 Oktober 2026 dan diikuti oleh murid kelas XII-1 sampai XII-6, sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan pada 12–15 Oktober 2026 diikuti oleh murid kelas XII-7 sampai XII-12. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting bagi murid untuk mengenal lebih dekat mekanisme pelaksanaan TKA sekaligus mengukur kesiapan akademik dan mental sebelum menghadapi pelaksanaan TKA yang sebenarnya.
Pada gelombang pertama, pelaksanaan gladi TKA setiap harinya terbagi menjadi tiga sesi dengan memanfaatkan tiga laboratorium komputer. Selama empat hari pelaksanaan, murid mengerjakan sejumlah mata pelajaran dan instrumen, yaitu Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan pada hari pertama, Bahasa Inggris dan Sulingjar pada hari kedua, Matematika dan Numerasi Dasar pada hari ketiga, serta mata pelajaran pilihan 1 dan 2 pada hari keempat.
Bagi para murid, gladi TKA tidak hanya menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga menjadi pengalaman baru dalam membangun strategi, ketelitian, ketahanan mental, dan kemampuan mengatur waktu. Salah satu murid, Malka Geraldo R.A. dari kelas XII-4, mengungkapkan bahwa gladi TKA memberikan pengalaman pertama baginya dalam menghadapi bentuk ujian yang sebelumnya hanya ia dengar dari guru maupun para alumni. “Gladi TKA ini menjadi pengalaman pertama bagi saya di kelas XII. Sebelumnya, saya hanya mendengar tentang TKA dari Bapak/Ibu Guru dan kakak-kakak alumni. Melalui gladi TKA ini, saya belajar pentingnya keteguhan mental, kesabaran, dan kemampuan mengatur waktu dalam menghadapi TKA. Saat mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama, sebagian besar soal berbentuk cerita sehingga membutuhkan ketelitian dan kemampuan membaca yang baik. Dari pengalaman tersebut, saya menyadari pentingnya meningkatkan kemampuan literasi serta menyusun strategi dalam mengerjakan soal agar nantinya dapat menghadapi TKA dengan lebih lancar dan percaya diri.” ungkap Malka.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Salma Taqiyyatunnisa dari kelas XII-4. Menurutnya, pelaksanaan gladi TKA memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menjadi gambaran nyata mengenai bentuk soal yang akan dihadapi. “Menurut saya, pelaksanaan gladi TKA ini sangat seru dan memberikan pengalaman yang berharga. Alhamdulillah, saya dapat mengerjakan soal-soal dengan baik. Dalam pelaksanaannya, sempat terjadi gangguan teknis pada beberapa perangkat komputer. Namun, berkat respons cepat dari tim teknisi, kendala tersebut dapat segera diatasi hanya dalam hitungan menit. Perangkat yang mengalami gangguan pun kembali dapat digunakan, sehingga murid dapat melanjutkan pengerjaan soal tanpa mengalami kendala yang berarti. Setelah mengikuti gladi TKA, saya menjadi lebih memahami gambaran materi dan bentuk soal yang akan diujikan. Pengalaman ini semakin memotivasi saya untuk meningkatkan semangat belajar, terutama pada materi-materi yang diujikan, agar saya dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memperoleh hasil yang terbaik pada pelaksanaan TKA nantinya.” ungkap Salma.
Melalui pelaksanaan gladi TKA ini, diharapkan seluruh murid kelas XII semakin memahami karakteristik soal, mampu mengatur waktu dengan baik, serta memiliki kesiapan mental dan akademik yang lebih matang. Gladi TKA juga menjadi bahan evaluasi bagi murid maupun sekolah untuk mengetahui hal-hal yang masih perlu ditingkatkan sebelum menghadapi TKA yang sesungguhnya. Dengan persiapan yang lebih terarah, semangat belajar, serta ketekunan dalam berlatih, seluruh murid diharapkan dapat mengikuti TKA dengan percaya diri dan meraih hasil yang terbaik.

