Semangat berbagi pengalaman, belajar, dan berkolaborasi hadir dalam kegiatan Science Sharing & Collaboration antara KIR SMA Negeri 7 Semarang dan KIR SMA Teuku Umar Semarang pada hari Jumat tanggal 11 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 7 Semarang ini menjadi momentum bagi para murid untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta mengembangkan semangat sebagai generasi muda yang kreatif dan inovatif.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari studi banding KIR SMA Teuku Umar Semarang ke SMA Negeri 7 Semarang. Berdasarkan surat permohonan studi banding, delegasi SMA Teuku Umar terdiri atas 30 murid dan 2 guru pendamping.
Mengusung tema “Reaksi Aksi Penuh Kreasi: Menumbuhkan Jiwa Saintis Muda yang Inovatif dan Kolaboratif Melalui Keajaiban Bunglon Kimia & Lava Lamp”, kegiatan dikemas dalam suasana edukatif, interaktif, dan menyenangkan.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta pada pukul 13.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan doa. Pada sesi formal, perwakilan SMA Negeri 7 Semarang menyampaikan sambutan sebagai bentuk penerimaan dan apresiasi atas kunjungan KIR SMA Teuku Umar.
Selanjutnya, Fitri Fatmawati, S.Pd. selaku Pembina KIR SMA Teuku Umar Semarang turut menyampaikan sambutan. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan apresiasi sekaligus memperkuat semangat kerja sama dan pertukaran pengalaman antarkedua sekolah.
Rangkaian acara formal kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari SMA Teuku Umar Semarang kepada SMA Negeri 7 Semarang. Kegiatan ditutup dengan foto bersama yang menjadi dokumentasi kebersamaan kedua sekolah.
Memasuki acara informal, suasana semakin akrab. Para peserta mengikuti sharing session bersama Nurlita Fajar Fitriana, S.Pd. Dalam sesi ini, murid mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai kegiatan serta pengembangan potensi melalui aktivitas yang kreatif dan kolaboratif.
Keseruan berlanjut pada sesi demonstrasi eksperimen sains, yakni Bunglon Kimia dan Lava Lamp. Kedua eksperimen tersebut menjadi bagian utama dari kegiatan Science Sharing & Collaboration. Melalui demonstrasi ini, murid diajak untuk melihat secara langsung fenomena sains dengan cara yang sederhana dan menarik.
Tidak berhenti pada eksperimen, peserta juga mengikuti games yang membuat suasana semakin cair dan interaktif. Murid dari kedua sekolah berbaur dan mengikuti kegiatan dengan antusias, menciptakan suasana kebersamaan yang menjadi salah satu bagian penting dari studi banding ini.
Kegiatan Science Sharing & Collaboration kemudian ditutup pada pukul 15.30 WIB. Meski berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, kegiatan ini memberikan ruang bagi murid untuk belajar tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui pengalaman, praktik, interaksi, dan kolaborasi.
Melalui kegiatan ini, KIR SMA Negeri 7 Semarang dan KIR SMA Teuku Umar Semarang menunjukkan bahwa semangat keilmiahan dapat tumbuh melalui kesempatan untuk saling berbagi dan belajar bersama. Eksperimen Bunglon Kimia dan Lava Lamp pun menjadi pengalaman menarik yang membawa pesan bahwa sains dapat dipelajari dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan murid.
Dari kunjungan lahir inspirasi, dari eksperimen tumbuh rasa ingin tahu, dan dari kolaborasi tercipta semangat untuk terus berinovasi.

