SEMARANG, smanegeri7semarang.sch.id- SMA Negeri 7 Semarang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting Kelas X dan XI pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Auditorium SMA Negeri 7 Semarang. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.15–12.30 WIB dilaksanakan menjadi dua sesi. Sesi pertama pada pukul 07.15–09.30 WIB diperuntukkan bagi orang tua/wali murid kelas X, sedangkan sesi kedua pada pukul 10.00–12.30 WIB diikuti oleh orang tua/wali murid kelas XI. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk membangun komunikasi dan sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan murid.
Dalam sambutan dan arahannya, Kepala SMA Negeri 7 Semarang, bapak Denny Rachmadi, S.Pd., M.Pd., M.Kom memperkenalkan sejumlah Program Unggulan sekolah kepada para orang tua/wali murid, baik kelas X maupun XI. Program tersebut meliputi Sekolah Berintegritas (SBI), Sekolah Adiwiyata, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Satuan pendidikan Aman Bencana (SPAB) serta Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah (SPES). Selain itu, sekolah juga memperkenalkan Sekolah Mantap melalui program Double Track sebagai salah satu program yang memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi dan keterampilan sesuai minat serta bakat yang dimiliki. Melalui program Double Track kewirausahaan, murid SMA Negeri 7 Semarang mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang bisnis dan keterampilan praktis. Sekolah memfasilitasi murid melalui berbagai bidang kegiatan, antara lain produksi kuliner, hospitality, budidaya pertanian, teknologi, hingga bahasa Jepang. Program tersebut diharapkan tidak hanya membekali murid dengan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kemandirian, jiwa kewirausahaan, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Selain program unggulan tersebut, Kepala SMA Negeri 7 Semarang juga menyampaikan berbagai program yang dikembangkan melalui masing-masing bidang untuk mendukung layanan pendidikan dan perkembangan murid. Bidang Kurikulum mengembangkan berbagai program akademik, di antaranya kokurikuler, asesmen sumatif, aplikasi presensi murid, tim piket pembelajaran, Tes Kemampuan Akademik (TKA), Asesmen Nasional (AN), supervisi Career Day, In House Training (IHT) dan workshop, tes bakat dan minat kelas X, pemilihan mata pelajaran kelas XI, serta kerja sama dengan perguruan tinggi. Bidang Kesiswaan menghadirkan beragam program pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan potensi murid melalui Festival Semarak Kemerdekaan, outing class, Kemah Karakter dan Penerimaan Tamu Ambalan, PHBA (Aksi Religi), Bulan Bahasa, program ekstrakurikuler, klub atau komunitas, organisasi kepemimpinan, hingga E-Tertib.
Sementara itu, Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) berfokus pada penguatan kemitraan dan komunikasi melalui program Double Track, pertemuan komite, parenting, kerja sama dengan berbagai pihak, pengembangan website dan media sosial sekolah, serta program Hallo Smasev. Adapun Bidang Sarana dan Prasarana mendukung keberlangsungan seluruh program sekolah melalui pengadaan, pemeliharaan, dan perawatan sarana serta prasarana sekolah secara berkelanjutan. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen SMA Negeri 7 Semarang dalam memberikan layanan pendidikan yang komprehensif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Setelah pemaparan program sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi parenting yang mengusung tema “Sinergi Orang Tua Hebat: Menjaga Gen Z dari Intaian Gadget, Pergaulan Bebas dan Perundungan.” Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus dialog bagi sekolah dan orang tua dalam memahami berbagai tantangan yang dihadapi generasi Z di tengah perkembangan teknologi dan dinamika pergaulan remaja. Dalam sesi parenting, orang tua diajak untuk meningkatkan perhatian, komunikasi, dan pendampingan terhadap anak, khususnya dalam penggunaan gadget dan media digital, membangun kemampuan anak dalam memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta mencegah dan menyikapi tindakan perundungan. Melalui kegiatan ini, sekolah menekankan bahwa pendampingan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif keluarga agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang murid.
Pada sesi pertama yang diperuntukkan bagi kelas X, materi parenting disampaikan oleh Edwindha Prafitra Nugraheni, S.Pd., M.Pd., Kons., dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang. Kehadiran ibu Edwindha diharapkan dapat memberikan perspektif kepada orang tua mengenai karakteristik perkembangan remaja serta strategi membangun komunikasi yang positif antara orang tua dan anak. Dalam pemaparannya, Ibu Edwindha mengajak orang tua untuk memahami karakteristik perkembangan remaja sekaligus membangun pola pengasuhan yang positif melalui “Strategi Menjadi Orang Tua Hebat” yang terangkum dalam konsep HEBAT, yaitu Hadir, Empati, Batas, Arah, dan Tanggap. Orang tua didorong untuk hadir secara utuh dalam kehidupan anak, mampu berempati dan memahami perasaan anak, menetapkan batasan yang sehat, memberikan arah dan pendampingan dalam mengambil keputusan, serta tanggap terhadap berbagai perubahan maupun permasalahan yang dihadapi anak. Strategi tersebut diharapkan dapat membantu orang tua membangun komunikasi yang lebih terbuka, hangat, dan positif sehingga anak merasa didampingi sekaligus memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang secara sehat di tengah berbagai tantangan kehidupan remaja.
Sementara itu, sesi kedua untuk kelas XI menghadirkan dr. Retty Supiyarti, Sp.KJ, dokter RSUD Dr. Adhyatma, MPH Tugurejo. Materi yang disampaikan diharapkan dapat memperkuat pemahaman orang tua mengenai kesehatan psikologis remaja, berbagai risiko yang dapat muncul dalam kehidupan sosial maupun digital, serta pentingnya deteksi dan pendampingan sejak dini. Melalui kedua sesi tersebut, orang tua diharapkan semakin siap menjadi pendamping utama bagi anak dalam menghadapi tantangan masa remaja sekaligus membangun hubungan yang hangat, terbuka, dan saling percaya.
Melalui kegiatan sosialisasi program sekolah dan parenting tersebut, SMA Negeri 7 Semarang menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang murid, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter. Sinergi antara sekolah dan keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berintegritas, ramah anak, peduli lingkungan, sekaligus mampu membekali murid dengan keterampilan dan karakter kewirausahaan. Dengan kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua, SMA Negeri 7 Semarang berkomitmen mendampingi murid agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

