SEMARANG, smanegeri7semarang.sch.id— Kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang remaja. Upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental remaja diwujudkan melalui inisiatif Miftahul Yusuf Husmiawan, murid kelas XII-12 SMA Negeri 7 Semarang sekaligus Duta Genre Kota Semarang, yang menginisiasi kegiatan “Mental Health Discussion Session”. Dalam kegiatan tersebut, Yusuf berkolaborasi dengan Yumna Meliyani Putri, murid kelas X-7 SMA Negeri 7 Semarang sekaligus Duta Muda BPJS Kesehatan 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai kesehatan mental melalui diskusi bersama perwakilan murid dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) SMP Negeri 19 Semarang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026 mulai pukul 07.30–08.30 WIB di ruang Perpustakaan SMP Negeri 19 Semarang ini menjadi ruang bagi para remaja untuk belajar, berdiskusi, dan berbagi pengalaman dalam suasana yang positif, interaktif, dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, Yusuf dan Yumna membawa pesan penting mengenai kesadaran menjaga kesehatan mental di kalangan remaja. Peserta diajak untuk memahami bahwa persoalan kesehatan mental tidak boleh dianggap sepele dan setiap remaja memiliki hak untuk mendapatkan ruang yang aman dalam menyampaikan perasaan maupun permasalahan yang dihadapi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan lebih dekat peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah yang dapat memberikan informasi, edukasi, serta pendampingan bagi remaja ketika menghadapi berbagai persoalan.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, Mental Health Discussion Session dikemas dengan berbagai games interaktif yang mendorong peserta untuk aktif berpartisipasi. Peserta diajak mengenali berbagai situasi yang dapat memicu stres, memahami cara mengelola tekanan secara sehat, serta belajar mengekspresikan perasaan dengan cara yang positif. Pendekatan yang santai dan menyenangkan membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus berani membuka diri dalam proses diskusi.
Kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya memiliki saluran curhat yang aman dan terpercaya. Remaja didorong untuk tidak memendam permasalahan seorang diri, tetapi berani mencari bantuan dan berbicara kepada orang yang tepat ketika menghadapi kesulitan. Yusuf mengaku mendapatkan pengalaman dan wawasan baru dari kegiatan tersebut. “Menurut saya, kegiatan ini sangat menarik karena materi tentang kesehatan mental disampaikan melalui games dan diskusi, sehingga tidak terasa membosankan. Saya juga belajar bahwa ketika sedang menghadapi masalah atau merasa tertekan, kita tidak harus memendamnya sendiri. Kita bisa bercerita kepada orang yang tepat dan mencari bantuan yang aman. Kesehatan mental bukanlah hal yang sepele, karena raga yang kuat berasal dari jiwa yang sehat,” ujar Yusuf.
Selain memperkaya wawasan tentang kesehatan mental, Mental Health Discussion Session juga menjadi sarana untuk membangun interaksi dan mempererat kebersamaan antarremaja. Melalui aktivitas bersama, peserta belajar untuk saling mendengarkan, menghargai perasaan orang lain, serta memberikan dukungan satu sama lain. Kehadiran Yusuf sebagai Duta Genre Kota Semarang dan Yumna sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan 2026 menunjukkan bahwa generasi muda juga dapat mengambil peran aktif dalam menginisiasi kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan Mental Health Discussion Session diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam membangun generasi remaja yang lebih sadar, peduli, dan berani menjaga kesehatan mentalnya. Inisiatif yang lahir dari kepedulian generasi muda ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan mental dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, komunikatif, dan menyenangkan. Melalui keberanian untuk berbicara, saling mendengarkan, serta mengetahui tempat mencari bantuan yang tepat, para remaja diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, peduli, dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

